Materi akuntansi manajemen, akuntansi biaya, akuntansi keuangan, akuntansi pajak, akuntansi pemerintahan, perbankkan dan Analisis ekonomi

Tuesday, January 30, 2018

Pengertian Biaya Produksi dan Jenis-Jenis Biaya Produksi

Pengertian Biaya Produksi dan Jenis-Jenis Biaya Produksi

Hallo guys apa kabar hari ini !!!, pada kesempatan ini saya akan mebahas sedikit mengenai beberapa pengertian biaya produksi dan dan jenis-jenisnya. Mungkin sudah banyak diantara kita yang mengetahi tentang pengertian biaya dan jenis- jenisnya, namun ada juga diantara kita yang belum mengetahui tentang hal tersebut. karena itu saya hanya mengulangi kebali agar kawan kawan mengingat kebali (bagi yang sudah mempelajarinya) dan tahu bagi yang belum mengetaui apa sebenarnya biaya produksi itu dan apa pula jenis- jenisnya.

Pengertian Biaya Produksi dan Jenis-Jenisnya
Biaya Produksi dan Jenis-Jenisnya

Pengertian Biaya Produksi
Biaya produksi merupakan biaya-biaya yang berhubungan langsung dengan produksi dari suatu produk dan akan dipertemukan dengan penghasilan (revenue) di periode mana produk itu dijual. Sebelum laku dijual, biaya produksi diperlakukan sebagai persediaan (inventories). Biaya ini terdiri atas; biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik.

Selanjutnya Harnanto dan Zulkifli (2003 : 16) mengatakan bahwa : ”Biaya produksi adalah biaya yang dikeluarkan untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi.” Biaya produksi menentukan harga pokok yang melekat pada produk yang dihasilkan perusahaan. Selama suatu produk masih belum terjual maka pembebanan biaya tersebut dalam periode tertentu akan tertunda dan diperlukan sebagai aktiva dalam bentuk persediaan. Berbeda sifat dengan biaya periode yang akan dibebankan pada periode terjadinya biaya tersebut tanpa melihat apakah ada penjualan atau tidak dan ditunda pada periode berikutnya. Biaya periode merupakan biaya non produksi dan meliputi biaya pemasaran dan biaya administrasi dan umum.

Ahmad (2007 : 34) mengemukakan bahwa : ” Biaya produksi adalah biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan suatu barang ”. Biaya produksi merupakan biaya yang berkaitan dengan pembuatan barang dan penyediaan jasa. Biaya produksi dapat diklasifikasikan lebih lanjut sebagai biaya bahan langsung. Tenaga kerja langsung dan overhead pabrik. Sedangkan biaya non produksi adalah biaya yang berkaitan selain fungsi produksi yaitu, pengembangan, distribusi, layanan pelanggan dan administrasi umum.
Selanjutnya  menurut Garrison, dkk (2006 : 51) ”Biaya produksi dibagi ke dalam tiga kategori besar, yaitu: bahan langsung (direct material), tenaga kerja langsung (direct labor), dan biaya overhead pabrik (manufacturing overhead)”.

Jenis-Jenis Biaya Produksi                
Hariadi (2002 : 47) mengemukakan bahwa jenis-jenis biaya produksi dapat diklasifikasikan  menjadi 3 kelompok. “Adapun diantara 3 kelompok tersebut adalah Biaya bahan bakuBiaya tenaga kerja langsung Biaya overhead pabrik.”
Untuk lebih jelasnya ketiga unsur biaya produksi yang disebutkan di atas dapat diuraikan satu persatu berikut ini:
1.    Biaya Bahan Baku
Biaya bahan baku merupakan bagian penting dalam proses pengolahan bahan mentah menjadi barang jadi atau setengah jadi. Tanpa bahan baku, jelas tidak akan ada barang jadi. Bahan baku bisa sama sekali masih mentah dari alam atau sudah diproses sebelumnya oleh pabrik lain sebelum diproses lebih lanjut di dalam perusahaan. Biaya bahan sebenarnya terdiri atas bahan baku itu sendiri dan ada bahan penolong. Bahan baku merupakan komponen utama dalam barang jadi dan nilainya sangat material.
2.    Biaya Tenaga Kerja Langsung
Biaya tenaga kerja langsung merupakan tenaga kerja dalam pabrik yang terlibat langsung dalam proses pengolahan bahan baku menjadi barang jadi. Keterlibatan tenaga kerja ini secara langsung terlihat atas kemampuannya mempengaruhi secara langsung, baik kuantitas atau kualitas barang jadi yang dihasilkan. Di lain pihak terdapat juga tenaga kerja tak langsung dalam pabrik yang sifatnya sekedar membantu pekerjaan tenaga kerja utama.
3.    Biaya Overhead Pabrik
Biaya overhead pabrik merupakan biaya yang terjadi di pabrik dan berkaitan dengan proses produksi, diluar biaya bahan dan tenaga kerja langsung, adalah biaya overhead pabrik. Yang termasuk dalam kelompok biaya ini meliputi antara lain bahan penolong, tenaga kerja tak langsung, biaya listrik, penyusutan pabrik atau mesin, reparasi mesin dan biaya pemeliharaan gedung serta bahan bakar mesin. Biaya overhead pabrik dan biaya tenaga kerja langsung disebut juga sebagai biaya konversi karena kedua jenis biaya ini berfungsi mengkonversi bahan baku menjadi barang jadi.

Sekian yang dapat kami sampaikan kali ini, semoga memberikan manfaat bagi kita semua. Terimakasih telah berkunjung di blog kami.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian Biaya Produksi dan Jenis-Jenis Biaya Produksi

Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Loading...
Loading...