Materi akuntansi manajemen, akuntansi biaya, akuntansi keuangan, akuntansi pajak, akuntansi pemerintahan, perbankkan dan Analisis ekonomi

Sunday, October 8, 2017

Pengertian, Klasifikasi Dan Karakteristik Jasa

Pengertian Manajemen Pemesaran Jasa - Jasa merupakan aktivitas, manfaat, atau kepuasan yang ditawarkan untuk dijual. Contohnya bengkel, salon, kursus, hotel, rumah sakit, cafe dan sebagainya. Jasa sering dipandang sebagai suatu fenomena yang rumit. Kata ‘jasa’ (service) itu sendiri mempunyai banyak arti, mulai dari pelayanan pribadi sampai jasa sebagai suatu produk. Sejauh ini sudah banyak pakar pemasaran jasa yang berusaha mendifinisikan pengertian jasa.


Berikut diantaranya:
Setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain, pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apa pun. Produksi jasa bisa berkaitan dengan produk fisik atau sebaliknya. ( Kotler,1994 )
A service is an activity or a series of activities which take place in interactions with a contact person or physical machine and which provides consumer satisfaction ( Lehtinen, 1983 )
Sementara perusahaan yang memberikan operasi jasa adalah perusahaan yang memberikan konsumen produk jasa baik yang berwujud atau tidak, seperti transportasi, hiburan, restoran dan pendidikan.
Dari definisi di atas, tampak bahwa di dalam jasa selalu ada interaksi antara pihak konsumen dan pihak produsen, meskipun pihak-pihak yang terlibat tidak selalu menyadari. Jasa bukan suatu barang, melainkan suatu proses atau aktivitas yang tidak berwujud.
Pengertian, Klasifikasi Dan Karakteristik Jasa
Pengertian, Klasifikasi Dan Karakteristik Jasa

 Dalam membangun sebuah usaha dibidang jasa perlu pertimbangan antara jasa hingga ke kepuasan konsumen sebagai tujuan dari usaha. Dalam sebuah usaha jasa, keunikan adalah salah satu modal dalam sebuah usaha jasa memiliki identitas untuk eksis dalam dunia usaha. Tidak jarang konsumen mencari nilai unik yang ada sebagai pemenuhan rasa penasaran dan kepuasannya. Apa lagi pada bidang jasa makanan. Fenomena yang ada contohnya dikota malang sendiri, banyak berkembang kuliner kuliner unik dari bentuk kreatifitas. Keunikan dan inovasi yang dilakukan mengarahkan konsumen untuk penasaran kepada kuliner tersebut. maka kami menghandirkan kuliner yang unik yaitu MartabakKaget. MartabakKaget ini sebagai sebuah usaha kami dalam menghadirkan keunikan dalam kasanah kuliner yang ada dikota malang dalam bentuk martabak yang penuh inovasi dan keunikan didalamnya. Kami juga menciptakan suasana unik yang akan dinikmati nantinya oleh para konsumen MartabakKaget itu sendiri.

Klasifikasi Pemasaran Jasa
A.    Produk fisik dengan jasa pendukung
Pada kategori ini penawaran terdiri atas suatu produk fisik yang disertai dengan satu atau beberapa jasa untuk meningkatkan daya tarik pada konsumenya. Misalnya produsen mobil harus memberikan penawaran yang jauh lebih banyak daripada hanya sekedar mobil saja, yaitu bisa meliputi jasa pengantaran, reparasi, pemasangan suku cadang, dan sebagainya. Dalam kategori ini, jasa dapat didefinisikan sebagai kegiatan yang dilakukan perusahaan kepada pelanggan yang telah membeli produknya.semakin canggih teknologi suatu produk generic maka penjualannya semakin tergantung pada kualitas dan ketersediaan layanan pelanggan yang menyertainya, seperti ruang pajangan, fasilitas pengantaran, bantuan aplikasi, pelatihan operator, konsultasi intalasi dan pemenuhan garansi.

B.     Hybrid
Penawaran terdiri dari barang dan jasa yang sama besar porsinya. Contoh, Restoran, Warung makan, warnet, dll.

C.     Jasa utama yang didukung dengan barang minor
Penawaran terdiri atas suatu jasa pokok bersama-sama dengan jasa tambahan
( pelengkap ) dan / atau barang-barang pendukung. Contohnya penumpang pesawat yang membeli jasa transportasi. Selama menempuh perjalanan menuju tempat tujuannya, ada beberapa unsure produk fisik yang terlibat, seperti makanan dan minuman, majalah atau surat kabar yang disediakan, dan lain-lain. Jasa seperti ini memerlukan barang bersifat capital intensif untuk realisasinya, tetapi penawaran utamanya adalah jasa.


D.    Jasa murni
Penawaran hampir seluruhnya berupa jasa, miosalnya fisioterapi, konsultasi psikologi, pemijatan, dan lain-lain.

                Bedasarkan Klasifikasi diatas, usaha kami ini termasuk dalam poin B.  Jasa Hybrid, penawaran terdiri dari barang dan jasa yang sama besar porsinya.

3.      Karakteristik Jasa

Produk jasa memiliki karakteristik yang berbeda dengan barang, karakteristiknya sebagai berikut:
A.   Intangibility ( tidak berwujud )
Jasa tidak dapat dilihat atau dicium sebelum jasa itu dibeli. Nilai penting dari hal ini adalah nilai tidak berwujud yang dialami konsumen dalam bentuk kenikmatan, kepuasan, atau rasa aman.

B.     Inseparability,
umumnya pada aktivitas jasa proses produksi dan konsumsi terjadi secara bersamaan, dalam arti  konsumen terlibat dalam produksi implikasinya kontak dan interaksi menjadi sangat penting.

C.     Heterogeinity,
standarisasi sulit dilakukan karena sangat tergantung kepada sumberdaya manusia yang terlibat, sehingga kualitas sulit dikendalikan. Masalah yang berkaitam dengan karakteristik heterogeneity, adalah sangat sulit melakukan standarisasi dan pengendalian kualitas jasa.

D.    Perishabillity, jasa tidak mengenal persediaan atau penyimpanan dari produk yang telah dihasilkan.

E.     Lack of ownership, pelanggan tidak memiliki jasa pada pembelian jasa pelanggan hanya memiliki akses personal atas suatu jasa untuk jangka waktu yang terbatas.

            Menurut karakteristikdiatas, karakteritik usaha yang kami dalami adalah karakteristik inseparability, karena dalam usaha kami, kami melakukan pemuasan terhadap konsumen dalam hal produksi yang akan dinikmati berupa menu menu yang kami hadirkan dan menikmati hal unik berupa permainan permainan kecil yang menyenangkan di meja masing masing pengunjung nantinya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pengertian, Klasifikasi Dan Karakteristik Jasa

Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Loading...
Loading...