Materi akuntansi manajemen, akuntansi biaya, akuntansi keuangan, akuntansi pajak, akuntansi pemerintahan, perbankkan dan Analisis ekonomi

Wednesday, October 4, 2017

Pengertian, Fungsi dan Contoh Jurnal Pembalik

Pengertian, Fungsi dan Contoh Jurnal Pembalik - Jurnal Pembalik (Reversing Entry) dalam siklus akuntansi, setelah dilakukan penutupan buku besar serta membuat neraca saldo setelah penutupan, saat awal tahun pada periode akuntansi selanjutnya.

Sebelum memulai pencatatan suatu transaksi pada periode akuntansi yang baru / tahun buku baru terkadang perusahaan butuh untuk menyesuaikan lagi rekening akun akun yang sudah dibuat jurnal penyesuaian.Dan ayat jurnal yang diperlukan untuk melakukan hal tersebut adalah " Jurnal Pembalik ".
Pengertian, Fungsi dan Contoh Jurnal Pembalik
Pengertian, Fungsi dan Contoh Jurnal Pembalik

Bisa kita artikan jurnal pembalik adalah ayat jurnal yang disusun saat awal periode akuntansi yang baru untuk membalik akun jurnal penyesuaian tertentu.Tidak seluruh jurnal penyesuaian perlu di buatkan jurnal pembalik. Ayat jurnal ini dibutuhkan agar terhindar dari kesalahan pencatatan ketika awal periode akuntansi yang baru. 

Fungsi Jurnal Pembalik
Adapun fungsi Jurnal Pembalik atau tujuan dibuat jurnal pembalik antara lain untuk :

  • Mempermudah pencatatan transaksi pada awal periode akuntansi yang baru, terutama yang berhubungan dengan ayat jurnal penyesuaian 
  • Menyederhanakan penyusunan jurnal pada periode akuntansi berikutnya. jurnal pembalik dapat memberikan manfaat bila perusahaan membuat ayat jurnal yang jumlahnya banyak 
  • Meminimalisir kesalahan atau kekeliruan yang mungkin bisa terjadi, seperti menghindari pengakuan biaya atau pendapatan yang double karena penyusunan ayat jurnal penyesuaian. untuk transaksi yang akrual dan transaksi yang deferral tertentu.
Dan sekali lagi perlu untuk diingat, jurnal pembalik bukanlah suatu keharusan, tergantung dari sistem pencatatan akuntansi yang ditetapkan perusahaan dalam pengakuan harta atau beban dan kewajiban atau pendapatan. dan sekali perusahaan menetapkan penggunaan pendekatan pendapatan dan beban, maka perusahaan seharusnya tetap konsisten dalam penerapannya, tidak berubah ubah dan harus dipertahankan.

Dalam menyusun ayat jurnal pembalik berdasarkan dari jurnal penyesuaian, tanda tanda suatu akun jurnal penyesuaian membutuhkan jurnal pembalik adalah apabila suatu akun jurnal penyesuaian mmemunculkan akun riil yang baru atau belum terlihat di neraca saldo. 

Beberapa akun jurnal penyesuaian yang membutuhkan jurnal pembalik:
  1. Beban yang masih harus dibayar
  2. Beban yang dibayar dimuka (jika tercatat sebagai beban)
  3. Pendapatan yang masih akan diterima
  4. Pendapatan yang diterima dimuka (jika tercatat sebagai pendapatan)
  5. Pemakaian atas Perlengkapan (bila tercatat sebagai beban)

Contoh  :
# Beban yang masih harus di bayar
Jurnal Penyesuaian
Jurnal Pembalik
Debit
|
Beban Sewa
Rp100
Utang Sewa
Rp100
Kredit
|
Utang Sewa
Rp100
Beban Sewa
Rp100

Contoh Jurnal Pembalik
# Beban yang dibayar di muka
Jurnal Penyesuaian
Jurnal Pembalik
Debit
|
Asuransi dibayar dimuka
Rp100
beban asuransi
Rp100
Kredit
|
beban asuransi
Rp100
Asuransi dibayar dimuka
Rp100


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian, Fungsi dan Contoh Jurnal Pembalik

Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Loading...
Loading...