Materi akuntansi manajemen, akuntansi biaya, akuntansi keuangan, akuntansi pajak, akuntansi pemerintahan, perbankkan dan Analisis ekonomi

Wednesday, October 4, 2017

Pengertian dan Bentuk-Bentuk Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pengertian dan Bentuk-Bentuk Pasar Persaingan Tidak Sempurna  - Usaha seseorang untuk selaulu memenuhi kebthan hidupnya selalu dilakukan sejak jaman dahulu kala. Sebelum adanya jual beli seseorang memenuhi kebutuhan hidupnya dengan bertukar barang dengan orang lain yang memiliki barang yang ia butuhkan (barter). Namun, barter bukanlah hal yang efesien  bagi seseorang untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Karena terkadang barang yang ditukar tidak seimbang nilainya dengan barang yang didapat. Seiring berkembangnya jaman akhirnya didapat satuan pengukur nilai suatu barang yaitu uang. Setelah orang-orang mengenal uang maka  system barter tidak lagi berlaku, akan tetapi yang ada adalah system jual beli. Dalam system jual beli ada yang namanya produsen dan konsumen, tempat ditemukannya produsen dan konsumen adalah pasar. Seiring dengan perkembangan jaman pasarpun ada bermacam-macam ada pasar persaingan sempurna ada pasar persaingan tidak sempurna.


Pada Kesempatakn kali ini kami akan memberikan materi tentang :
2.1.1        Apa pengertian pasar persaingan tidak sempurna?
2.1.2        Apa pengertian pasar monopoli?
2.1.3        Apa ciri-ciri pasar monopoli ?
2.1.4        Factor-faktor apa saja yang menimbulkan pasar monopoli?
2.1.5        Apa saja macam-macam pasar monopoli ?
2.1.6        Apa sajakah kelebihan dan kelemahan pasar monopoli ?
2.1.7        Apa pengertian pasar monopolistik?
2.1.8        Apa sajakah ciri-ciri pasar monopolistik?
2.1.9        Apa sajakah kelebihan dan kelemahan pasar monopolistik?
2.1.10    Apa pengertian pasar oligopoli ?
2.1.11    Apa cirri-ciri pasar oligopoli?
2.1.12    Factor-faktor apa saja yang menimbulkan pasar oligopoli?
2.1.13    Apa saja macam-macam pasar oligopoli  ?
2.1.14    Apa sajakah kelebihan dan kelemahan pasar oligopoli ?

Pengertian dan Bentuk-Bentuk Pasar Persaingan Tidak Sempurna
Pengertian dan Bentuk-Bentuk Pasar Persaingan Tidak Sempurna 

2.1 Pengertian Pasar Persaingan Tidak Sempurna 
Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar dengan banyak penjual dan pembeli sehingga harga dapat ditentukan sendiri,baik oleh penjual maupun pembeli.

2.2 Bentuk-Bentuk Pasar Persaingan Tidak Sempurna

2.2.1 Pasar Monopoli

2.2.1.1 Pengertian Pasar Monopoli
Pasar monopoli berasal dari bahasa yunani monos: satu dan polist: penjual. Pasar monopoli adalah suatu keadaan pasar di mana hanya ada satu kekuatan atau satu penjual yang dapat menguasai seluruh penawaran, sehingga tidak ada pihak lain yang menyainginya atau terdapat pure monopoly (monopoli murni). Dan perusahaan ini menghasilkan barang yang tidak mempunyai barang pengganti yang sangat dekat. Contoh pasar monopoli seperti : Perusahaan Listrik Negara (PLN) ,Perusahaan Kereta Api (PERUMKA)

2.2.1.2 Macam-Macam Pasar Monopoli
  1. Alamiah : Muncul karena keadaan alam yang khas.
  2. Undang-undang : muncul karna pemberlakuan kebijakan / undang-undang, terdiri dari : monopoli Negara, hak cipta, hak paten, hak merk.
  3. Masyarakat : Muncul karena kepercayaan masyarakat.
  4. Penguasaan teknologi dan tenaga ahli : Muncul karena menguasai teknologi dan tenaga ahli.
  5. Kemampuan efisiensi : Muncul karena mampu menghemat/biaya produksi.
  6. Penguasaan bahan baku : Muncul karena menguasai bahaan baku.
2.2.1.3 Ciri-Ciri pasar monopoli:

1. Pasar monopoli adalah industry satu perusahaan
Hanya ada satu saja perusahaan dalam industry tersebut. Dengan demikian barang atau jasa yang dihasilkan tidak dapat dibeli dari tempat lain.

2. Tidak mempunyai barang pengganti yang mirip
Barang yang dihasilkan perusahaan tidak dapat digantikan oleh barang lain yang ada dalam pasar. Barang tersebut merupakan satu-satunya jenis yang barang yang seperti itu dan tidak terdapat barang mirip yang dapat menggantikan barang tersebut. Aliran listrik adalah contoh dari barang yang tIdak mempunyai barang pengganti yang mirip.

3. Tidak terdapat kemungkinan untuk masuk ke dalam industry.
Sifat ini merupakan sebab utama yang menimbulkan perusahaan yang mempunyai kekuasaan monopoli. Ada beberapa bentuk hambatan kemasukan ke dalam pasar monopoli.ada yang bersifat legal,yang dibatasi oleh undng-undang.Ada yang bersifat teknologi ,yaitu teknologi yang digunakan sangat canggih dan tidak mudah dicontoh .dan ada pula yang bersifat keuangan ,yaitu modal yang diperlukan sangat besar.

4. Dapat mempengaruhi penentuan harga 
Oleh karena perusahan monopoli merupakan satu-satunya penjual didalam pasar ,maka penentruan harga dapat dikuasainya .oleh sebab itu perusahaan monopoli dipandang sebagai penentu harga atau price setter .

5. Promosi iklan kurang diperlukan 
Oleh karena perusahaan monopoli adalah satu-satunya perusahan di dalam industry ,ia tidak perlu mempromosikan barangnya dengan menggunakan iklan.pembeli yang memerlukan barang diproduksinya terpaksa membeli daripadanya .

2.2.1.4 Faktor yang menimbulkan pasar monopoli
  1. Perusahaan monopoli mempunyai suatu sumber daya tertentu yang unik dan tidak dimiliki oleh perusahaan lain
  2. Perusahaan monopoli pada umunya dapat menikmati skala ekonomi (economies of scale) hingga ke tingkat produksi yang sangat tinggi.
  3. Monopoli wujud dan berkembang melalui undang-undang,yaitu pemerintah memberi hak monopoli kepada perusaan tersebut.
2.2.1.5 Kelebihan dan kelemahan pasar monopoli

1. Kelebihan :
  • Mendorong untuk adanya inovasi baru agar tetap terjaga monopolinya. 
  • Tidak akan mungkin timbul perusahaan-perusahaan yang kecil sehingga perusahaan monopoli akan semakin besar.
  • Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk
  • Dapat meningkatkan daya saing bilamonopoli diperoleh karena kemampuan efisiensi
  • Mudah mengontrol kepentingan orang banyak bila monopoli dilakukan Negara
  • Dapat meningkatkan inovasi(penemuan baru)bila monopoli terbentuk karena pemberian hak cipta dan hak paten.
2. Kelemahan :
  • Timbul ketidakadilan karena keuntungan banyak dinikmati oleh produsen.
  • Tidak efisiensinya biaya produksi, karena perusahaan monopoli tidak memanfaatkan secara penuh penghematan ongkos produksi atau sering disebut timbulnya pemborosan.
  • Konsumen merasa berat karena harus membeli barang dengan harga sangat tinggi oleh perusahaan monopoli.
  • Adanya unsur eksploitasi terhadap konsumen dan pemilik faktor-faktor produksi
2.2.2 Pasar Monopolistik

2.2.2.1 Pengertian Pasar Monopolistik
Pasar persaingan monopolistik adalah pasar yang terjadi bila dalam suatu pasar terdapat banyak produsen, tetapi ada diferensiasi produk (perbedaan merk, bungkus, dan sebagainya) di antara produk-produk yang dihasilkan oleh masing-masing produsen.

Jadi, model pasar persaingan monopolistik pada dasarnya sama dengan model pasar persaingan sempurna, hanya saja dalam pasar monopolistik diperkenalkan adanya diferensiasi produk, sehingga produk yang dijual bersifat heterogen (beragam). Istilah diferensiasi produk di sini ditentukan secara riil dua barang yang tidak berbeda, namun dapat dianggap berbeda oleh konsumen. Pasar ini juga mengakui adanya kekuasaan monopoli tertentu yang timbul dari penggunaan merk dan tanda dagang yang berbeda. Contoh produknya adalah:makanan ringan (snack), pulpen,buku.

2.2.2.2 Ciri-Ciri pasar monopolistik

1. Terdapat banyak penjual. 
Terdapat banyak penjual tetapi tidak sebanyak pada pasar persaingan sempurna. Perusahaan-perusahaan dalam pasar persaingan monopolistic mempunyai ukuran yang relatif sama.

2. Produknya tidak homogen (berbeda corak).
Produk perusahaan persaingan monopolistic berbeda coraknya dan secara fisik mudah untuk membedakan antara produk perusahaan yang satu dengan produk perusahaan lainnya. Sifat ini adalah sifat yang penting untuk membedakannya dengan sifat pada pasar persaingan sempurna.

3. Perusahaan mempunyai sedikit kekuatan mempengaruhi harga.
Kekuatan mempengaruhi harga tidak sebesar pada pasar monopoli dan oligopoly. Kekuatan mempengaruhi harga bersumber dari perbedaan corak produk. Perbedaan ini mengakibatkan para pembeli akan memilih. Pembeli dapat lebih menyukai produk suatu perusahaan tertentu dan kurang menyukai produk perusahaan lainnya. Sehingga jika suatu perusahaan menaikkan harga, ia masih dapat menarik pembeli walaupun tidak sebanyak sebelum kenaikan harga. Sebaliknya jika suatu perusahaan menurunkan harga, belum tentu diikuti oleh kenaikan permintaan produk yang dihasilkan.

4. Produsen dapat keluar masuk pasar.
Hal ini dipengaruhi oleh laba ekonomis, saat produsen hanya sedikit di pasar maka laba ekonomisnya cukup tinggi. Ketika produsen semakin banyak dan laba ekonomis semakin kecil, maka pasar menjadi tidak menarik dan produsen dapat meninggalkan pasar.

5. Persaingan promosi penjualan sangat aktif.
Dalam pasar persaingan monopolistik harga bukan penentu utama besarnya pasar. Suatu perusahaan mungkin menjual produknya dengan harga cukup tinggi tetapi masih dapat menarik banyak pelanggan. Sebaliknya mungkin suatu perusahaan menjual produknya dengan harga yang cukup murah tetapi tidak banyak menarik pelanggan. Oleh karena itu untuk menarik para pelanggan, perusahaan harus aktif melakukan promosi, memperbaiki pelayanan, mengembangkan desain produk, meningkatkan mutu produk, dan sebagainya. 

2.2.2.3 Kelebihan dan kelemahan pasar monopolistik

1. Kelabihan 
  • Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntungan bagi konsumen untuk dapat memilih produk yang terbaik baginya.
  • Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen untuk selalu melakukan inovasi dalam menghasilkan produknya
  • Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif dalam menentukan produk yang akan dibelinya, dan dapat membuat konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya.
  • Pasar ini relatif mudah dijumpai oleh konsumen, karena sebagian besar kebutuhan sehari-hari tersedia dalam pasar monopolistik. 
2. Kelemahan
  • Pasar monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi, baik dari segi harga, kualitas maupun pelayanan. Sehingga produsen yang tidak memiliki modal dan pengalaman yang cukup akan cepat keluar dari pasar
  • Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar monopolistik, karena pemain pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi.
  • Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan meningkatkan biaya produksi yang akan berimbas pada harga produk yang harus dibayar oleh konsumen.

2.2.3 Pasar Monopsoni 

2.2.3.1 Pengertian Pasar Monopsoni 
Pasar monopsoni adalah pasar yang dikuasai satu pembeli,apabila perusahaan itu bukan sebagai penjual tetapi sebagai bpembeli tunggal. Contoh: Pabrik susu Nestle.

2.2.3.2 Ciri-Ciri pasar monopsoni 
  1. Hanya ada satu pembeli 
  2. Pembeli bukan konsumen tapi pedagang/produsen 
  3. Barang yang dijual merupakan bahan mentah 
  4. Harga sangat ditentukan pembeli 
2.2.3.3 Kebaikan dan keburukan pasar monopsoni

1. Kebaikan 
  • Kualitas produk lebih terpelihara 
  • Penjual akan hemat dalam biaya produksi 
2. Keburukan 
  • Pembeli bisa seenaknya menekan penjual 
  • Produk yang tidak sesuai keinginan pembeli tidak akan dibeli dan bisa terbuang.

2.2.4 Pasar Oligopoli

2.2.4.1 Pengertian Oligopoli
Istilah Oligopoli berasal dari bahasa Yunani, yaitu: Oligos Polein yang berarti: yang menjual sedikit atau beberapa penjual.Pasar oligopoli adalah suatu bentuk pasar yang terdapat beberapa penjual dimana salah satu atau beberapa penjual bertindak sebagai pemilik pangsa pasar terbesar(price leader).Contoh pasar oligopoli antara lain pasar bagi perusahaan industri motor, industri baja, industri rokok,industry air mineral

2.2.4.2 Ciri-ciri pasar oligopoli

1. Menghasilkan barang standar(homogen) maupun barang berbeda corak.
Barang yang diproduksi pada pasar ini ada kalanya merupakan barang yang standar (homogen) misalnya pada industry penghasil barang mentah (baja dan aluminium) dan industry bahan baku (semen dan bahan bangunan). Selain itu pada pasar oligopoly juga memproduksi barang yang berbeda corak. Barang yang diproduksi adalah barang akhir seperti industry mobil, industry motor,industry rokok, industry pesawat terbang, dan lain-lain.

2. Pada umumnya perusahaan oligopoly perlu melakukan promosi secara iklan.
Iklan sangat diperlukan oleh perusahaan oligopoly yang menghasilkan barang yang berbeda corak. Kegiatan promosi secara iklan yang sangat aktif tersebut adalah untuk dua tujuan, yaitu menarik pembeli baru dan mempertahankan pembeli lama.

3. Hanya sedikit perusahaan dalam industry (few number of firms)
Secara teoritis sulit sekali untuk menetapkan berapa jumlah perusahaan didalam pasar,agar dapat dikatakan oligopoly.Namun untuk dasar analisis ,biasanya jumlah perusahaan diasumsikan kurang dari sepuluh.

4. Kompetisi non harga (non pricing competition)
Dalam upayanya mencapai kondisi optimal ,perusahaan tidak hanya bersaing dalam harga ,namun juga non harga .bentuk-bentuk kompetensi non harga antara lain adalah pelayanan purna jual serta iklan untuk memberikan informasi ,membentuk citra yang baik terhadap perusahaan dan merk,serta memengaruhi perilaku konsumen.

5. Harga Jual Tidak Mudah Berubah 
Dalam pasar oligopoli ini harga yang keluar tidak cepat naik atau turun, bisa dikatakan harga selalu stabil dan tidak mudah berubah, mungkin saja karena penjualan yang stabil terhadap suatu produk yang diluncurkan oleh suatu perusahaan sudah cukup menghasilkan keuntungan, namun apa bila tiba-tiba harga naik otomatis pembeli akan berfikir kembali untuk membeli produk ini dan bisa jadi pembeli beralih pada produk perusahaan lainya yang menjual varian yang sama namu harga lebih murah dengan kualitas yang hampir sama.

6. Sulit Dimasuki Perusahaan Baru
Dalam pasar oligopoli ini mengapa dikatakan sulit dimasuki oleh perusahaan baru, karena image dari perusahaan yang sudah lama terbangun lebih kuat dengan pembeli di banding perusahaan yang baru muncul yang menawarkan barang yang sama namun pembeli atau konsumen tidak tau kualitas dari barang-barang yang dijual perusahaan baru tersebut.

2.2.4.3 Faktor-faktor penyebab terjadinya pasar oligopoly

1. Efisiensi Skala Besar
Efisiensi skala besar di dalam efisiensi teknis (teknologi) dan efisiensi ekonomi (biaya produksi). Profit hanya bisa tercipta apabila perusahaan mampu mencapai tingkat efisiensi. Efisiensi teknis menyangkut pada penggunaan teknologi dalam proses produksi. Kemampuan produsen dalam menempatkan sumber daya secara optimal. Efisiensi ekonomi menyangkut pada biaya produksi. Bagaimana mengatur biaya pada komposisi yang tepat sehingga harga yang dipasarkan merupakan harga yang bisa diterima pasar dan produsen.

2. Kompleksitas Manajemen
Perusahaan harus mempunyai kemampuan manajemen yang sangat baik agar mampu bertahan dalam struktur industry yang persaingannya lebih kompleks. Tidak banyak perusahaan yang memilki kemampuan tersebut, sehingga dalam pasar oligopoli akhirnya hanya terdapat sedikit produsen

2.2.4.4 Macam-macam pasar oligopoli

1. Oligopoli Murni (pure oligopoly)
Menjual barang yang homogen. Biasanya banyak dijumpai dalam industri yang menghasilkan bahan mentah atau merupakan praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan merupakan barang yang bersifat identik.

Contoh : Pasar semen 

2. Oligopoli Diferensial / Oligopoli dengan pembedaan (differentiated oligopoly).
Menjual barang berbeda corak. Barang seperti itu umumnya adalah barang akhir atau merupakan suatu bentuk praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan dapat dibedakan

Contoh : Pasar mobil,pasar sepeda motor 

2.2.4.5 Kelebihan dan kelemahan pasar oligopoly

1. Kelebihan
  • Memberi kebebasan memilih bagi pembeli 
  • Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk
  • Lebih memperhatikan kepuasan konsumen karena adanya persaingan penjual
  • Adanya penerapan teknologi baru
  • Adanya efisiensi dalam menjalankan kegiatan produksi
  • Persaingan di antara perusahaan akan memberikan keuntungan bagi konsumen dalam hal harga dan kualitas barang.
  • Jumlah penjual yang sedikit membuat penjual dapat mengendalikan harga dalam tingkat tertentu
2. Kelemahan
  • Dibutuhkan investasi dan modal yang besar untuk memasuki pasar, karena adanya skala ekonomis yang telah diciptakan perusahaan sehingga sulit bagi pesaing baru untuk masuk ke dalam pasar
  • Apabila terdapat perusahaan yang memiliki hak paten atas sebuah produk, maka tidak memungkinkan bagi perusahaan lain untuk memproduksi barang sejenis
  • Perusahaan yang telah memiliki pelanggan setia akan menyulitkan perusahaan lain untuk menyainginya
  • Bisa timbul eksploitasi terhadap pembeli dan pemilik faktor produksi
  • Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan

2.2.5 Pasar Oligopsoni

2.2.5.1 Pengertian Oligopsoni
Pasar oligopsoni adalah kondisi pasar dimana terdapat beberapa pembeli,Masing-masing pembeli memiliki peranan cukup besar untuk mempengaruhi harga Atau dikatakan pasar yang dikuasai oleh beberapa pembeli 

2.2.5.2 Ciri-ciri pasar oligopsoni
  1. Terdapat beberapa pembeli 
  2. Pembeli bukan konsumen tapi pedagang/produsen
  3. Barang yang dijual merupakan bahan mentah 
  4. Harga cenderung stabil
2.2.5.3 Kelebihan dan kelemahan pasar oligopsoni

1. Kelebihan
  • Penjual lebih beruntung karena bisa pindah ke pembeli lain 
  • Pembeli tidak bisa seenaknya menekan penjual 
2. Kelemahan
  • Bisa berkembang menjadi pasar monopsoni bila antar pembeli bekerja sama 
  • Kualitas barang kurang terpelihara

Kesimpulan
Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar yang tidak terorganisasi secara sempurna, atau bentuk pasar di mana salah satu ciri dari pasar persaingan sempurna tidak terpenuhi. Terdapat tiga bentuk model umum di pasar persaingan tidak sempura yaitu;Pasar monopoli,Pasar oligopoli ,Pasar monopolistic.

Pasar monopoli adalah suatu keadaan pasar di mana hanya ada satu kekuatan atau satu penjual yang dapat menguasai seluruh penawaran, sehingga tidak ada pihak lain yang menyainginya atau terdapat pure monopoly (monopoli murni). Dan perusahaan ini menghasilkan barang yang tidak mempunyai barang pengganti yang sangat dekat. Contoh pasar monopoli seperti : Perusahaan Listrik Negara (PLN) ,Perusahaan Kereta Api (PERUMKA).

Pasar persaingan monopolistik adalah pasar yang terjadi bila dalam suatu pasar terdapat banyak produsen, tetapi ada diferensiasi produk (perbedaan merk, bungkus, dan sebagainya) di antara produk-produk yang dihasilkan oleh masing-masing produsen. Contoh produknya adalah:makanan ringan (snack), pulpen,buku.

Pasar oligopoli adalah suatu bentuk pasar yang terdapat beberapa penjual dimana salah satu atau beberapa penjual bertindak sebagai pemilik pangsa pasar terbesar(price leader).Contoh pasar oligopoli antara lain pasar bagi perusahaan industri motor, industri baja, industri rokok,industry air mineral.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian dan Bentuk-Bentuk Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Loading...
Loading...