Materi akuntansi manajemen, akuntansi biaya, akuntansi keuangan, akuntansi pajak, akuntansi pemerintahan, perbankkan dan Analisis ekonomi

Tuesday, September 5, 2017

Peran Akuntan Dalam Organisasi

Peran Akuntan Dalam Organisasi - Akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan mempunyai tujuan yang berbeda,jika Akuntansi Manajemen adalah yang mengukur,menganalisis,dan melaporkan informasi keuangan dan nonkeuangan yang membantu manajer membuat keputusan guna mencapai tujuan organisasi.
Maka Akuntansi Keuangan adalah yang berfokus pada pelaporan kepada pihak eksternal seperti investor,lembaga pemerintah,bank,dan,pemasok.Akuntansi keuangan mengukur dan mencatat transaksi-transaksi bisnis serta menyajikan laporan keuangan yang disusun berdasarkan prinsip-prinsip akuntansi yang diterima umum(Generally Accepted Accounting Principles-GAAP).

Sedangkan akuntansi biaya menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan.Akuntansi Biaya adalah yang mengukur,menganalisis,dan melaporkan informasi keuangan dan nonkeuangan yang terkait dengan biaya perolehan atau pengggunaan umber daya dalam suatu organisasi.

Peran Akuntan Dalam Organisasi
Peran Akuntan Dalam Organisasi

Manajer menggunakan informasi manajemen biaya untuk menggambarkan pendekatan serta aktifitas manajer dalam membuat keputusan-keputusan perencanaan dan pengendalian jangka pendek serta jangka panjang.


Keputusan Strategis dan Akuntan Manajemen
Strategi (strategy) menjelaskan bagaimana suatu perusahaan menyelaraskan kapabilitasnya denga peluang yang terbuka dipasar untuk mencapai tujuannya.Manajemen biaya strategis (strategic cost management) menggambarkan manajemen biaya yang secar khusus berfokus pada isu-isu strategis.Strategi yang paling sempurna dan kapabilitas yang paling baik pun akan sia-sia jika tidak dijalankan secara efektif.


Peran Akuntan Manajemen dalam Mengimplimentasikan Strategi 
Manajer mengimplimentasikan strategi dengan menerjemahkannya menjadi tindakan dalam menyusun rencana tindakan,manajer mengumpulkan input dari pelanggan dan mengevaluasi serta menilai bagaimana pesaing akan beraksi. Rantai-rantai (value chain )adalah rangkaian fungsi bisnis dimana manfaat ditambahkan atas produk dan jasa perusahaan.

Berikut ini adalah enam fungsi bisnis sebuah perusahaan :
  1. Penelitian dan pengembangan-Berusaha menemukan dan melakukan percobaan atas gagasan-gagasan produk,jasa,atau proses baru.
  2. Desain Produk ,Jasa,atau Proses-Rencana dan rekayasa yang terinci dari produk jasa,atau proses.
  3. Produksi-Perolehan,Pengoordinasian,dan perakitan sumber daya untuk memproduksi barang atau menyampaikan jasa.
  4. Pemasaran -Mempromosikan dan menjual produk atau jasa kepada pelanggan atau calon pelanggan .
  5. Distribusi-Mengirimkan produk atau jasa kepada pelanggan.
  6. Layanan Pelanggan-Menyediakan dukungan purna jual bagi pelanggan.
Rantai Suplai (supply chain) menggambarkan arus barang,jasa,dan informasi dari sumber awal bahan dan jasa sampai pengiriman produk terhadap konsumen,tidak peduli apakah aktivitas tersebut terjadi pada peruahaan yang sama atau pada perusahaan yang lain.


Faktor Kunci Keberhasilan (Key Success Factor )
Pelanggan ingin perusahaan menggunakan rantai nilai dan rantai suplai untuk menghasilkan tingakat kinerja yang terus menerus meningkat sehubungan dengan sebagian (atau seluruh) hal berikut ini :
  • Biaya dan Efisiensi (Cost and Efficiency)-Perusahaan menghadapi tekanan yang terus-menerus untuk menurunkan biaya produk atau jasa yang mereka jual.
  • Kualitas (Quality )-Pelanggan mengharapkan mutu pada tingkat yang tinggi.
  • Waktu (Time )-Waktu memiliki banyak komponen.Waktu pengembangan produk baru (new-product development time ) adalaj waktu yang dibutuhkan untuk mengembangakan sampai membawa produk baru kepasar.
  • Inovasi-Arus produk atau jasa yang inovatif merupakan dasar untuk mencapai keberhasilan perusahaan yang terus-menerus.
Perencanaan (planning) terdiri dari pemilihan tujuan organisasi,memprediksi dengan berbagai cara untuk mencapai tujuan tersebut,memutuskan bagaimana mencapai tujuan yang diinginkan,dan mengomunikasikan tujuan serta bagaimana mencapainya keseluruh bagian dalam organisasi.

Anggaran (budget)adalah gambaran kuantitatif dari rencana tindakan yang diusulkan manajemen dan merupakan alat untuk mengoordinasi apa yang perlu dilakukan dalam implementasi rencana tersebut. Pengendalian (control)mencakup tindakan mengimpimentasikan keputusan perencanaan,memutuskan cara mengevaluasi kinerja,dan memberi umpan balik yang akan membantu pengambilan keputusan di masa depan. Perencanaan dan pengendalian merupakan aktivitas yang berbeda,namun terkait sangat erat.Untuk memaksimalkan manfaat perencanaan (misalnya anggaran biaya)manajer harus menggunakan rencana tersebut untuk melakukan pengendalian.Sukit sekali melakukan pengendalian biaya tanpa rencana.Perencanaan dan pengendalian dikaitkan dengan umpan balik.Umpan Balik (feedback) mengharuskan manajer menelaah kinerja masa lalu (fungsi pengendalian) dan secara sistematis mengeksplorasi cara-cara alternatif untuk membuat keputusan yang lebih baik berdasarkan informasi yang aada dan rencana dan masa depan.


Peran Dalam Pemecahan Masalah,Scorekeeping,dan Pengarahan Perhatian 
  • Pemecahan masalah-Dari berberapa alternatif yang tersedia,mana yang terbaik?
  • Scorekeeping-Bagaimana kita melakukannya?Pengumpulan data dan pelaporan hasil baik mengimplimentasiikan strateginya.
  • Pengarahan Perhatian-Peluang masalah apa yang harus difokuskan oleh manajer?

Panduan penting Akuntansi Manajemen 
Terdapat tiga panduan penting yang akan membantu akuntan manajemen menyediakan nilai terbesar bagi perusahaan dalam aktifitas perencanaan dan pengendalian :Menggunakan pendekatan biaya-manfaat,memberi pengakuan penuh pada pertimbangan perilaku serta pertimbangan teknis ,dan menggunakan biaya yang berbeda untuk tujuan yang berbeda.

1.Pendekatan Biaya Manfaat(cost-benefit approach)
Akuntan manajemen secara terus-menerus menghadapi keputusan terkait alokasi sumber daya,seperti apakah akan membeli satu paket perangkat lunak baru atau mempekerjakan karyawan baru.

2.Pertimbangan Perilaku Teknis
Sistem akuntansi manajemen mempunyai dua misi simulan,yaitu teknis dan perilaku.Pertimbangan teknis membantu para manajer mengambil keputusan ekonomi yang bijaksana dengan menyediakan informasi yang diinginkan(misalnya,biaya dalam berbagai kategori rantai nilai )dalam formata yang sesuai (misalnya,hasil aktual versus jumlah yang dianggarkan )dan pada frekuensi yang pas (misalnya,mingguan atau bulanan).Pertimbangan perilaku akan memotivasi para manajer dan karyawan lain dalam mencapai tujuan organisasi.


Struktur Organisasi dan Akuntan Manajemen 

1.Hubungan Lini dan Staf
Manajemen Lini (lini management ),seperti manajemen produksi,pemasaran,dan distribusi ,secara langsung bertanggung jawab untuk mencapai tujuan organisasi.Manajemen Staf,Seperti akuntan manajemen teknologii informasi serta sumber daa manusis,didirikan untuk membuat nasihat dan bantuan kepada manajer lini.

2.Chief Financial Officer dan Kontroler
The Chief Financial Officer (CFO)-Kadang kala disebut direktur keuangan (financial director) di banyak negara-adalah eksekutif yang bertanggung jawab untukmengawasi seluruh kegiatan keuangan perusahaan.
Tanggung jawab seorang CFO bervariasi antar organisasi,meliputi bidang-bidang tersebut:
  • Controllership-meliputi penyediaan informasi keuangan untuk dilaporkan kepad manajer dan pemegang saham serta mengawasi seluruh aktivitas dalam sistem akuntansi.
  • Treasury-Meliputi aktivitas yang terkait dengan perbankan dan pembiayaan jangka pendek dan jangaka panjang,investasi,serta manajemen kas
  • Manajemen risiko (risk management)-meliputi pengelolaan risiko keuangan dari suku bunga dan perubahan kurs serta manajemen derivatif 
  • Perpajakan (taxation)-meliputi pajak pengasilan,pajak penjualan,dan perencanaan pajak internasioonal.
  • Hubungab investor (investor relations)-menanggapi dan berinteraksi dengan pemegang saham 
  • Audit internal (internal audit)-meliputi penelaahan dan analisis catatan keuangan perusahaan dan ketaatan pada kebijakan serta prosedur.
Kontroller (controller ),kepala akuntansi (chief accounting officer) adalah eksekutif keuangan yang bertanggung jawab atas akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan.

Etika Professional
Akuntan mempunyaai kewajiban khusus menyangkut etika,karena mereka bertanggung jawab atas integritas informasi keuangan yang diberikan kepada pihak internal maupun eksternal.

1.Pedoman Etika
Organisasi profesi akuntansi menempatkan standar etika yang tinggi.IMA telah menerbitakan Standar Etika Akuntan Manajemen (Standard of Ethical Conduct for Management Accountants) yang menyangkut sejumlah isu yang terkait dengan masalah kompetensi,kerahasiaan,integritas,dan onjektivitas.

2.Beberapa Tantangan Etika
Pada setiap kasus,akuntan manajemen menghadai dilema etika.Ketika menghadapi isu etika yang serius,praktisi akuntansi manajemen dan manajemen keuangan harus mengikuti kebijakan yang ditetapkan organisasi dalam rangka menyelesaikan konflik tersebut.Jika kebijakan ini tidak menyelesaikan konflik etika yang dihadapi ,praktisi dimaksud harus mempertimbangkan untuk mengambil tindakan-tindakan berikut:
  • Membahas masalah dengan atasan langsung kecuali jika atasan tersebut juga terlibat,dimana dalam kasus ini masalah harus dibawa kepada tingkat manajer yang lebih tinggi.
  • Klarifikasi isu etika yang relevan dalam diskusi tertutup dengan penasihat yang objektif.
  • Konsultasikan dengan pengacara
Jika konflik tetap terjaddi setelah melakukan review internal yang mendalam,mungkin tidak terdapat pilihan yang lebih baik daripada mengundurkan diri dari organisasi dan mengirimkan memorandum informatif kepada perwakilan organisasi yang tepat.


Demikianlah materi tentang Peran Akuntan Dalam Organisasi yang sempat kami berikan dan jangan lupa juga untuk menyimak materi seputar Konsep Biaya dan Biaya Relevan untuk Pengambilan Keputusan yang telah kami posting sebelumnya. semoga materi yang kami berikan dapat membantu menambah wawasan anda semikian dan terimah kasih.

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar…!!!

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Peran Akuntan Dalam Organisasi

Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Loading...
Loading...