Materi akuntansi manajemen, akuntansi biaya, akuntansi keuangan, akuntansi pajak, akuntansi pemerintahan, perbankkan dan Analisis ekonomi

Tuesday, September 12, 2017

Pengertian dan Perbedaan Audit Plan dan Audit Program

Pengertian dan Perbedaan Audit Plan dan Audit Program - Audit merupakan pengumpulan dan pemeriksaan bukti terkait informasi untuk menentukan dan membuat laporan mengenai tingkat kesesuaian antara informasi dan kriteria yang ditetapkan. Audit harus dilakukan oleh seseorang yang kompeten dan independen. Audit dapat dikelompokkan ke dalam tiga jenis, yaitu audit operasional (operational audit), audit ketaatan (compliance audit), dan audit laporan keuangan (financial statement audit).
1. Pengertian dan Tujuan Audit Plan
Audit Plan adalah pengembangan strategi menyeluruh pelaksanaan dan lingkup audit yang diharapkan disusun segera setelah MANAGEMENT LETTER (surat perikatan) disetujui klien.
Tujuan Audit Plan adalah untukmencapai keyakinan yang memadai guna mendeteksi salah saji yang diyakini jumlahnya besar, baik secara individual mapun secara keseluruhan, yang secara kuantitatif berdampak material terhadap laporan keuangan.

Pengertian dan Perbedaan Audit Plan dan Audit Program
Pengertian dan Perbedaan Audit Plan dan Audit Program
Langkah-langkah yang dilakukan dalam perencanaan audit :
  • Menghimpun pemahaman bisnis klien dan industri klien.
  • Penghimpunan pemahaman bisnis dan industri klien dilakukan dengan tujuan untukbmendukung perencanaan audit yang dilakukan auditor.
  • Hal-hal yang berkaitan dengan bisnis dan industri klien yang perlu dipahami auditor adalahjenis bisnis dan produk klien§ lokasi dan karekteristik operasi klien seperti metode produksi dan§ pemasaran .
  • jenis dan karakteristik ondustri. Hal ini menentukan sensitivitas§ bisnis klien terhadap perubahan kondisi ekonomi. Kebijakan dan praktik industri sangat berdampak kepada kelangsungan usaha klien.
  • Eksistensi ada tidaknya pihak terkait yang mempunyai hubungan erat§ dengan klien misalnya sama-sama anak perusahaan dari suatu holding company.
  • Regulasi pemerintah yang mempengaruhi bisnis dan industri klien
  • Karekteristik laporan yang harus diberikan kepada badan regulasi.
Agar dapat membuat perencanaan audit dengan sebaik-baiknya, auditor harus memahami bisnis klien dengan sebik-baiknya, termasuk sifat, dan jenis usaha klien, struktur organisasinya, struktur permodalan, metode produksi, pemasaran, distribisi dan lain-lain. Untuk memperoleh pengetahuan tentang bisnis kliem melalui pengalaman dengan klien dan industrinya, pengajuan pertanyaan kepada pengawai perusahaan klien, kertas kerja audit dari tahun sebelumnya (yang berisi informasi mengenai sifat bisnis, struktur organisasi dan karekteristik opersi serta transaksi yang memerlukan pertimbangan khusus), publikasi yang diperlukan industri lapoaran keuangan, buku teks, majalah dan perorangan yang memiliki pengetahuan industri klien

2. Isi Audit Plan
Isi dari audit plan mencakup :

Hal-hal mengenai klien
Bidang usaha klien, alamt, no. telepon, fax.
Status hukum perusahaan (berdasarkan akte pendirian)

Kebijakan akuntansi
– Buku yang digunakan : buku penjualan, buku pembelian, buku kas/bank, buku memorial
– Metode pembukuan : manual, computer, mesin pembukuan
Neraca komparatif dan perbandingan penjualan, laba/rugi tahun lalu dan sekarang.
Client contact : presiden direktur, controller, penasihat hukum
Accounting, auditing dan tax problem
– Accounting problem : perubahan metode pencatatan dan manual kekomputer, revaluasifixed asset, perubahan metode atau tariff penyusutan
– Auditing problem : hasil konfirmasi tahun lalu tidak memuaskan, perubahan accounting policy
– Tax problem : masalah restitusi, kekurangan penyetoran, adanya dua pembukuan dan perusahaan.

B. Audit Program
1. Pengertian dan Tujuan Audit Program
Audit program merupakan kumpulan prosedur audit (dibuat tertulis ) yang rinci dan dijalankan untuk mencapai tujuan audit ( akan lebih baik jika audit program dibuat terpisah untuk compliance test dan substantive test. Tujuan audit program :untuk mengetahui apakah penyajian laporan keuangan oleh manajemen dari sisieksistensi atau keterjadian, kelengkapan, hak dan kewajiban, penilaian atau alokasi serta panyjian dan pengungkapan dapat dipercaya, wajar dan tidak menyesatkan terhadap pihak yang berkepentingan terhadap laporan keuangan tersebut

2. Manfaat Audit Program
Manfaat audit program yaitu:
Sebagai petunjuk kerja yang harus dilakukan asisten dan instruksi bagaimana harus menyelesaikan
Sebagai dasar untuk koordinasi, pengawasan dan pengendalian pemeriksaan.
Sebagai dasar penilaian kerja yang dilakukan klien
Disusun setelah Audit Plan ( tetapi sebelum pemeriksaan lapangan dimulai )
Disusun secara stndarisasi untuk semua klien
Disusun sesuai dengan kondisi dan situasi klien
Audit Program yamg baik mencamtumkan :
Tujuan pemeriksaan (audit objective)
Prosedur audit yang akan dijalankan
Kesimpulan pemeriksaan
Prosedur audit program :
Prosedur audit program untuk compliance test
Prosedur audit program untuk substantive test
Prosedur audit program untuk keduanya

Perbedaan Audit Plan dengan Audit Program
Pengertian audit plan : rencana proses audit langkah demi langkah melalui pendekatan yang memungkinkan auditor untuk fokus pada bidang-bidang penting yang perlu dikaji. Audit plan berisikan langkah-langkah perencanaan untuk menjalankan proses audit secara keseluruhan, mulai dari persiapan, keterlibatan tim dan janji/meeting dengan staff untuk pengujian rekening keuangan dan proses internal lainnya. Pendek kata, audit plan adalah prosedur yang ditetapkan oleh perusahaan audit (tergantung pada ruang lingkup audit) yang harus diikuti oleh akuntan dalam melakukan audit.

Pengertian audit program : program rinci yang berguna untuk memandu dan mengendalikan staff junior dalam melaksanakan audit. Program audit merincikan apa saja jenis tugas/pekerjaan staff junior yang berguna untuk membantu menyelesaikan tugas pemeriksaan tanpa meninggalkan poin pentung audit secara keseluruhan. Pendek kata, audit program adalah program kerja rinci saat melakukan pekerjaan dan bagaimana tersebut dilakukan.

Dengan demikian, perbedaan audit plan dengan audit program adalah sebagai berikut :
  1. Audit program merupakan penjabaran langkah-langkah yang berasal dari audit plan
  2. Audit plan merupakan gambaran umum sedangkan audit program merupakan gambaran rinci dan detail mengenai aktifitas audit yang dilakukan
  3. Penentuan audit program harus berdasarkan audit plan yang mau dicapai
  4. Audit program dilakukan agar audit plan berjalan dengan semestinya
  5. Walaupun ruang lingkup audit plan dan audit program terbatas, namun saling berkaitan satu sama lainnya.
Demikianlah materi tentang Pengertian dan Perbedaan Audit Plan dan Audit Program yang sempat kami berikan dan jangan lupa juga untuk menyimak materi seputar Tujuan Audit, Program Audit, Dan Kertas Kerja Audit yang telah kami posting sebelumnya. semoga materi yang kami berikan dapat membantu menambah wawasan anda semikian dan terimah kasih.

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar…!!!

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pengertian dan Perbedaan Audit Plan dan Audit Program

Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Loading...
Loading...