Materi akuntansi manajemen, akuntansi biaya, akuntansi keuangan, akuntansi pajak, akuntansi pemerintahan, perbankkan dan Analisis ekonomi

Sunday, August 27, 2017

Terminologi, Konsep Dan Klasifikasia Biaya

Terminologi, Konsep Dan Klasifikasi Biaya - Informasi  yang dibutuhkan oleh manajemen dalam organisasinya berkaitan dengan biaya (cost). Cost adalah ekuivalen kas yang dikorbankan untuk membeli barang atau jasa yang diharapkan akan memberi manfaat bagi perusahaan saat ini atau yang akan datang. Dalam Akuntansi Manajemen istilah cost digunakan untuk berbagai kepentingan yang disebut differrent cost for differrent purposes


Terminologi, Konsep Dan Klasifikasi Biaya
Terminologi, Konsep Dan Klasifikasi Biaya
Klasifikasi  Biaya – Umum
            Akuntansi Manajemen lebih fleksibel dalam menghubungkan biaya dengan organisasinya, apapun bentuk organisasi itu. Pada modul ini diambil perusahaan manufaktur (perusahaan yang mengubah bahan baku ke dalam bentuk yang lebih memiliki nilai yang lebih besar bagi para konsumen) karena sebuah perusahaan manufaktur akan bermanfaat dalam memahami biaya pada berbagai jenis organisasi.
            Dalam perusahaan manufaktur biaya dapat dikelompokkan menjadi 2 biaya yaitu:
1.      Manufacturing Cost
Perusahaan  manufaktur membagi biaya manufaktur kedalam 3 kelompok yaitu:
ª      Biaya Bahan Baku yaitu biaya bahan untuk menghasilkan produk jadi, yang dibedakan menjadi 2 yaitu:
(a)   Biaya Langsung (Direct Cost)
Direct Cost adalah biaya yang mudah ditelusuri ke cost object. Bila cost object-nya suatu produk, sebagai contoh adalah meja tulis, maka kayu merupakan direct cost terhadap cost object meja tulis karena kayu dengan mudah dapat ditelusuri pemakaiannya ke meja. Dengan kata lain dapat dengan mudah dihitung berapa kebutuhan meja akan kayu. Pembebanan direct cost ke cost object disebut tracing
(b)   Biaya Tidak Langsung (Indirect Cost)
Indirect Cost adalah biaya yang tidak mudah ditelusuri ke cost object sekalipun dapat ditelusuri tapi dengan cara yang tidak ekonomis. Bila cost object-nya meja maka biaya listrik yang dipakai untuk penerangan merupakan indirect cost terhadap cost object meja karena berapa penerangan yang diserap oleh meja sulitlah untuk diukur. Pembebanan indirect cost ke cost object disebut allocation.
ª      Biaya Tenaga Kerja, istilah biaya tenaga kerja langsung digunakan untuk biaya tenaga kerja yang dapat dengan mudah (secara fisik dan meyakinkan) ditelusur ke produk.
³  Biaya tenaga kerja langsung (touch labor) yaitu tenaga kerja yang secara  langsung produk yang dibuat.
³  Biaya tenaga kerja tak langsung yaitu biaya tenaga kerja yang tidak secara fisik ditelusur ke produk, dan diperlakukan sebagai bagian dari overhead manufaktur, bersama-sama dengan bahan baku tidak langsung. Contohnya petugas kebersihan, pengawas, petugas penanganan bahan baku, petugas keamanan pabrik.
ª      Biaya Overhead Pabrik, cakupan seluruh biaya produksi tidak langsung,
contohnya:
1.      Biaya tenaga kerja tidak langsung
2.      Bahan baku tak langsung
3.      Reparasi dan pemeliharaan peralatan pabrik
4.      Biaya listrik dan air untuk pabrik
5.      Pajak bumi dan bangunan fasilitas pabrik
6.      Biaya depresiasi
7.      Asuransi fasilitas pabrik
Untuk 4,5 dan 6 tidak dimasukkan dalam elemen biaya produksi (biaya overhead pabrik) karena memang tidak berkaitan dengan proses pembuatan produk sehingga dimasukkan biaya administrasi dan penjualan
ª      Biaya Konversi yaitu: Biaya Overhead Pabrik digabungkan dengan biaya tenaga kerja langsung yang mengkonversi atau mengubah bahan baku menjadi produk jadi.
ª      Biaya Utama yaitu biaya bahan baku digabung menjadi biaya tenaga kerja

2.      Non Manufacturing Cost  terdiri dari dua biaya yaitu:
o   Biaya pemasaran (Order Getting And Order Filling) adalah seluruh biaya yang diperlukan untuk memperoleh pesanan pelanggan dan menyampaikan produk ke tangan pelanggan (pembeli).
o   Biaya administrasi mencakup seluruh biaya pengoperasian perusahaan yang berkaitan dengan manajemen umum  contoh: biaya gaji karyawan, biaya kesekretariatan, biaya depresiasi gedung dan kantor  dan lain – lain.

Klasifikasi Biaya Menurut Waktu Dan Pembebanannya.
            Pada klasifikasi biaya ini biaya dibagi 2 yaitu:
1.      Biaya Periodik (period cost) adalah biaya yang ditandingkan dengan pendapatan berdasarkan periode waktu terjadinya, biaya ini dilaporkan dalam laporan laba/rugi pada periode terjadinya biaya tersebut.
Contoh: komisi penjualan, sewa kantor dan seluruh biaya administrasi dan biaya penjualan
2.      Biaya produk (product cost) biaya yang berhubungan dengan produk, mencakup seluruh biaya untuk memperoleh ( membeli atau memproduksi) barang. Dalam perusahaan manufaktur biaya ini terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead pabrik, sehingga biaya ini melekat pada produk ketika produk dibeli atau diproduksi bahkan ketika menjadi persediaan (di gudang).
Ketika produk dijual, maka biaya yang melekat pada produk berubah menjadi biaya periodik dalam bentuk harga pokok penjualan untuk ditandingkan dengan pendapatan penjualan karena biaya ini berkaitan dengan persediaan maka biaya ini sering pula disebut dengan inventoriable cost

Neraca
Pada perusahaan dagang, pos persediaan yang dilaporakan hanya persediaan bahan dagangan. Pada perusahaan manufaktur, pos persediaan yang dilaporkan hanya mencakup persediaan bahan baku, persediaan dalam proses dan persediaan produk jadi. Dengan contoh sebagai berikut:

PERUSAHAAN MANUFAKTUR “SHINCHAN”
REKENING PERSEDIAAN

                                                                      Saldo Awal                         Saldo Akhir
Bahan baku .............................................    Rp. 30.000.000,-            Rp. 25.000.000,-
Produk Dalam proses...............................    Rp. 45.000.000,-            Rp. 30.000.000,- 
Produk jadi ..............................................    Rp. 60.000.000,-            Rp. 85.000.000,-        
        Total Rekening Persediaan                  Rp.135.000.000,-           Rp.140.000.000   

Laporan Rugi Laba
Laporan laba/rugi perusahaan manufaktur dibandingkan dengan laporan laba/rugi pada perusahaan dagang berbeda dalam hal sumber perolehan produk yang dijual. Pada perusahaan dagang produk yang dijual berasal dari pembelian, sedangkan pada perusahaan manufaktur, produk yang dijual berasal dari proses produksi.



Soal:
Pada bulan Desember, PT Rajasa Suditama, memproduksi Model Baju Terbaru, dengan informasi sebagai berikut :
Persediaan bahan baku
Rp.      37.000.000
Persediaan barang dalam proses
18.000.000
Persediaan barang jadi
20.200.000
Biaya tenaga kerja langsung selama bulan Desember adalah Rp. 40.500.000, pembelian bahan baku adalah Rp. 61.500.000 dan total biaya overhead adalah Rp. 105.750.000
Persediaan bahan baku
Rp.      16.800.000
Persediaan barang dalam proses
29.500.000
Persediaan barang jadi
19.100.000
Diminta :
  1. Susunlah laporan harga pokok produksi untuk bulan Desember.
  2. Buatlah laporan harga pokok penjualan untuk bulan Desember.

Demikianlah materi tentang Terminologi, Konsep Dan Klasifikasia Biaya dan jangan lupa juga untuk menyimak materi seputar Karakteristik Akuntansi Manajemen.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Terminologi, Konsep Dan Klasifikasia Biaya

Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Loading...
Loading...