Materi akuntansi manajemen, akuntansi biaya, akuntansi keuangan, akuntansi pajak, akuntansi pemerintahan, perbankkan dan Analisis ekonomi

Saturday, August 26, 2017

Peran Teori Dan Evolusi Teori Administrasi

Peran Teori Dan Evolusi Teori Administrasi - Administrasi dalam arti sempit adalah kegiatan yang meliputi: catat-mencatat, surat-menyurat, pembukuan ringan, ketik-mengetik, agenda, dan sebagainya yang bersifat teknis ketatausahaan. Administrasi dalam arti luas adalah seluruh proses kerja sama antara dua orang atau lebih dalam mencapai tujuan dengan memanfaatkan sarana prasarana tertentu secara berdaya guna dan berhasil guna.A. Peran Teori Dalam Studi dan Praktik Administrasi


Peran Teori Dan Evolusi Teori Administrasi
Peran Teori Dan Evolusi Teori Administrasi

Peran teori dalam studi dan praktek administrasi publik dalam konsep Stephen K. Bailey serta William L.Morrow (dalam Nicholas Henry, 1988:31) bahwa pembahasan peran teori-teori administrasi publik/Negara sebaiknya menyangkut empat jenis/golongan teori sebagai berikut:
  •  Teori deskriptif, mendeskripsikan struktur bertingkat dari berbagai hububgan administrasi public dengan lingkungan kerjanya.
  • Teori Normatif, teori-teori yang berisi nilai-nilai yang menjadi alternative keputusan yang seharusnya diambil oleh penyelenggara administrasi public (praktisi) dan apa yang seharusnya dikaji dan dianjurkan kepada para pelaksanan kebijakan.
  • Teori Asumtif, teori yang member pemahaman yang benar tentang realitas  seorang administrator, suatu teori yang tidak mengambil suatu asumsi model setan maupun moel malaikat birokrat.
  • Teori Instrumen, teori-teori yang berhubungan dengan peningkatan teknik-teknik manajerial dalam rangka efisiensi dan efektivitas pencapaian tujuan Negara.


B. Evolusi Teori Administrasi Publik

1. Teori Administrasi Klasik

Korelasi antara kepopuleran administrasi klasik dengan penekanannya pada efisiensi, baik pada privat dan pada sektor-sektor public telah diilustrasikan dengan baik oleh Fredich W. Tailor dalam karyanya Principles of Scientific Management. Kadang- kadang prinsip ini disebut Taylorisme, ajaran Taylor atau sering juga disebut sebagai aliran manajemen ilmiah, ajaran Taylor menekankan pada peleburan atau penyatuan sumber daya dan tenaga kerja untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya dengan cara yang lebih efisien.

Teori administrasi klasik juga meminjam tulisan-tulisan intelektual asing, yaitu Sosiolog Jerman Max Weber (1864-1920) yang tulisannya menekankan pada deskripsi yang agak preskripsi. Dimana Webber menguraikan tiga tipe ideal kewenangan, yaitu tradisional, kharismatik dan rasional.

2. Teori Administrasi Modern
Simon member kesan bahwa faktor-faktor social dan psikologi social mempengaruhi sikap-sikap pekerja, termasuk analisis deskriptif organisasinya. Pemilihan “satu cara terbaik” untuk mengimplementasikan program akan dipertimbangkan faktor- faktor kemanusiaan sebagai formalitas dari organisasi dan pembagian kerja.

Mushlow dan Chris Argyris adalah ahli teori aktualisasi diri menyatakan bahwa dalam jika orang (laki-laki) terdapat suatu hierarki kebutuhan yang mana ia mencoba untuk memuaskannya sebgai pekerja, Di dasar piramida adalah kebutuhan fisik dasar, sebagai kebutuhan makanan, pakaian dan tempat berteduh. Selanjutnya, derajat kebutuhan yang lebih tinggi, ia mencari mencari persahabatan dan kehormatan dari rekan sekerja. Selanjutnya derajat kebutuhan yang lebih atas ia memuaskan egonya melalui prestasi kerjanya dan pengakuan sari sesame rekan sekerjanya. Akhirnya, pada tingkat paling atas, orang mengaktualisasikan sirinya dengan menyatukan kesuksesan dan tanggung jawab diposisinya dengan cita-cita pribadinya.

Demikianlah materi seputar Peran Teori Dan Evolusi Teori Administrasi dan jangan lupa juga untuk menyimak materi tentang Pengertian, Pembagian dan Unsur-unsur dalam Administrasi.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Peran Teori Dan Evolusi Teori Administrasi

Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Loading...
Loading...