Materi akuntansi manajemen, akuntansi biaya, akuntansi keuangan, akuntansi pajak, akuntansi pemerintahan, perbankkan dan Analisis ekonomi

Wednesday, February 1, 2017

Pengertian Akuisisi dan Merger



Pengertian Akuisisi dan Merger- Setap perusahaan mendirikan suatu bisnis untuk mendapatkan sebuah keuntungan padahal di dunia bisnis kita harus bersaing secara sehat untuk mencapai kesejahteraan. Kondisi yang sedemikian rupa menuntut perusahaann untuk selalu mengembangkan strateginya dalam dunia bisnis. Dengan kata lain perkembangan dunia mendorong setiap perusahaan untuk mengembangkan bisnisnya Strategi tersebut dapat berupa penggabungan usaha. Umunya penggabungan tersebut dilakukan dalam bentuk merger , akuisisi , dan konsolidasi.
Merger

memilih topic akuisisi dan merger untuk kedua perusahaaan antara PT Bank Mandiri yang merupakan gabungan dari Bank Bumi Daya , Bank Dagang Negara , Bank Ekspor Impor Indonesia , dan Bank Pembangunan Indonesia. Merger berarti dari dua lebih unit digabung menjadi satu unit. Akuisisi biasanya mengambil bentuk penawaran tender.

Profil PT Bank Mandiri Tbk
            PT Bank Mandiri berdiri tanggan 2 Oktober 1998 sebagai bagian dari perbankan yang dilaksankan oleh Pemerintah Indonesia, namun perusahana ini mulai beroperasi pada 1 Agustus 1999. Pada bulan Juli 1999 Bank Bumi Daya , Bank Dagang Negara , Bank Exim , dan Bapindo digabung menjadi Banj Mandiri.

Bank ini berkantor pusat di Jakarta dan merupakan Bank terbesar di Indonesia dalam hal asset , pinjaman , dan deposit. Bank ini memiliki 12 kantor cabang deposit , 76 kantor area , dan 1080 kantor cabang pembantu dan 6 cabbang yang berada di luar negri.Saham Bank ini dikendalikan oleh Negara Republik Indonesia dengan presantase kepemilikan sebesar 60%.

Bank Bumi Daya
      Bank ini merupakan perusahaan asal Belanda yang menjadi Bank Umum Negara pada tahun 1959.Pada tahun 1965 , bank umum Negara dilebur kedalam Bank Negara dan beralih menjadi Bank Bumi Daya.

Bank Dagang Negara
      Bank ini merupakan Bank tertua di Indonesia. Bank ini berdiri di Batavia / Jakarta pada tahun 1857. Pada tahun 1949 Bank ini berubah nama menjadi Escomptobank NV. Lalu pada tahun 1960 berubah nama menjadi Bank Dagang Negara yang merupalan Bank pemerintah dalam sector industry.

Bank Ekspor Impor Indonesia
      Bank ini merupakan perusahaan asal Belanda yang beridir pada tahun 1842 dan berkembang dalam sector perbankan pada tahun 1870. Pada tahun 1965 bank ini digabung dengan Bank Negara Indonesia menjadi Bank Negara Indonesia unit II , dan akhirmya menjadi Bank Exim , bank pemerintah yang membiyai kegiatan ekspor impor.

Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo)
      Bank ini berasal dari Bank Industri Negara yang beridi pada tahun 1951. Bank ini dibentuk sebagai bank milik Negara. Pada tahun 1970 , Bapindo ditugaskan untuk membantu pembangunan nasional.

 Akuisisi
1.    Pengertian Akuisisi

            Akuisisi adalah pengambil alihan milik orang lain  atas pengendalian saham atau asset dari sebuah perusahaan. Akuisisi juga merupak peleburan dua atau lebih perusahaan untuk dilebur menjadi satu perusahaan dengan maksud mendapat keuntungan yang lebih tinggi.

2. Tiga kelompok besar salam akuisis
1.   Akuisisi horizontal : akuisisi yang dilakukan saat bisnis tersebut masih dalam bisnis yang sama.
2.   Akuisis Vertical : Akuisis supplier / konsumen badan uasaha yang dibeli.
3.  Akuisisi Konglomerat : Akusisi yang dilakukan namun tidak ada bhubungannya sama sekali dengan pembeli.

 3. Berdasarekan Obyek yang diakuisisi , akuisisi dibagi menjadi 2
1. Akuisisi saham : Digunakan untuk menggambarkan transaksi jual beli perusahaan dimana hal tersebut mengakibatkan beralihnya kepemilikan perusahaan dari penjual ke pembeli.
2. Akuisisi Asset : Jika perusahaan bermaksud untuk memiliki perusaahn lain dengan cara membeli sebagian asset perusahaan maka disebut akuisisi parsial.Seacara sederhana akuisisi asset merupakan jual beli assert antara perusahaan yang mengakuisisi dengan perusahaan yang diakuisisi jika dilakukan dengan cara tunai.


4.    Alasan perusahaan melakukan akuisisi

            Karena perusahaan bisa mendapatkan cash flow dengan cepat karena pproduk sudah jelas. Mendapat kemudahan pembiayaan karena kreditor telah memepercayai perusahaan yang telah berdiri mapan. Mendapat karyawan yang telah berpengalaman. Mendapat sistem yang operasional. Mengurangi resiko untuk memasuki industry baru karena tidak perlu mencari konsumen baru.


5.    Dampak dari akuisisi

            Akuisisi memiliki dampak langsung dan tidak langsung pada stakeholdedr seperti pem egang saham , karyawan , supplier , pemerintah. Jika strategi ini berhasil maka tujuan perusahaan akan tercapai misalnya tercapainya peningkatan kekuatan segi financial.Akuisisi akan berdampak positif apabila tingkat produksi tercapai pada skala ekonomis dan terjadi penurunan harga , dan akuisisi bisa berdampak negative pada masyarakat karena kekuatan pelaku usaha yang yang tidak seimbang.Dan jika seluruh saham yang dibeli diambil alih perusahaan makan akan terjadi merger.

Merger
1.    Pengertian Merger

            Secara umum merger adalah penggabungan atau peleburan dua menjadia satu perusahaan atau penggabungan untit menjadi unit yang baru.Dapat dikatakan juga merger merupakan penggabungan dua bank manjadi satu dimana mempertahankan salah satu bank dan membubarkan bank lain tanpa likuidasi.

2.    Kekurangan merger
            Perusahaan harus memiliki persetujuan dari masing-masing pemegang saham dan memerlukan waktu yang lama.

3.    Alasan perusahaan melakukan merger

            Akan adanya pertumbuhan atau diversifikasi , Sinergi , Meningkatkan dana , Manamabah ketrampilan manajemen atau teknologi , Pertimbangan pajak , Menignkatkan likuiditas pemilik , Melindungi diri dari pengambil alihan.

Dampak positif dan negatif setelah merger dan akuisisi

Yang Termasuk Dampak Positif yaitu:
a)    Peluang pertukaran cadangan cash flow perusahaan yang melakukan merger, sehingga perusahaan dapat mengola resiko likuiditas dengan lebih mudah diikuti.
b)    Kemungkinan peningkatan modal perusahaan biasanya CAR akan naik tapi tidak terlalu tinggi.
c)    Tercapinya market power yang kemudian akan menignkatkan margiu=n bunga pinjaman.

Yang Termasuk Dampak Negatif yaitu :
a)    Rasio keuangan akan menurun setelah perusahaan melakukan merger dan akuisisi karena tidak menimbulkan sinergi bagi perusahaan.
b)    -Proses merger biasanya akan mengurangi jumlah karyawan professional di perusahaan hasil merger.

            Ada 3 rasio yang dianalisis sebagai bobot penilaian bank
1.     Analisis Capital (Modal)
Analisis Capital (Modal)
Analisis Capital (Modal)              
2.    Analisis Earning (rentabilitas)
Analisis Earning (rentabilitas)         
Analisis Earning (rentabilitas)  

Analisis Earning (rentabilitas)
Analisis Earning (rentabilitas)

3.    Analisis Liquidity (Likuiduitas)
Analisis Liquidity (Likuiduitas)
Analisis Liquidity (Likuiduitas)


Perkembangan kinerja Bank Mandiri sebelum melakukan merger
Kinerja Bank ini dapt dilihat dari kinerja keuangan Bank Bumi Daya , Bank Dagang Negara , Bank Ekspor Impor Indonesia , dan Bank Pengembangan Indonesia dengan menggunakan rasio analisis  yaitu ROA , CAR , ER , dan LDR. Dengan penggabungan keempat bak tersebut dapat menjamin kinerja Bank Mandiri yang semakin baik

Dari kinerja keuangan keempat bank tersebut sebelum  merger dapat dilihat bahwa nilai utang Bank Bumi Daya dan Bank Dagang Negara pada rahun 1994-1997 mendekati nilai asetnya. Hal tersebut menggambarkan Bank Bumi Daya dan Bank Dagang Negara menunjukan Bank yang tidak sehat. 


Demikian ulasan yang dapat Kami sampaikan semoga bermanfaat. Amin….

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pengertian Akuisisi dan Merger

Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Loading...
Loading...